Aman Abdurrahman Ideolog ISIS Indonesia

Whatsapp Pinterest LinkedIn Tumblr +

AMAN ABDURRAHMAN IDEOLOG ISIS INDONESIA

Aman Abdurrahman kembali jadi perbincangan, bersamaan Isu pemulangan kombatan isis yang sedang ramai jadi bahasan baik di media mainsteam maupun di Media sosial.

Mendiskusikan ISIS tidak lengkap tanpa mendiskusikan sosok Aman Abdurrahman sang ideolog ISIS Indonesia. Aman bisa di sebut-sebut sebagai Ideolog ISIS Indonesia dikarenakan kiprahnya yang sangat nyata dalam membangun jaringan dan menanamkan ideologi ISIS.

Aman Abdurahman

Nama lengkapnya adalah Oman Rochamam, ia lahir di Kampung Panteuneun Desa Licin Kec. Cimalaka Kab. Sumedang Jawa Barat. semenjak  kecil aman sudah terbiasa mempelajari dasar dasar ilmu agama (syari’ah) bahkan dia termasuk cerdas, dia berhasil  menghafal Al Fiyah Ibnu malik, sebuah kitab yang menjelaskan cara memahami gramatika Bahasa arab (nahwu & Shorof).

Aman  juga berhasil menghafal kitab Bulughul marom. Sebuah kitab hadits yang disusun oleh Syech Ibnu hajar Al Atsqolany yang bermadzhab Syafi’I. Hal ini melahirkan sebuah paradoks ketika maman kemudian tumbuh menjadi sosok yang anti madzhab.

Ketertarikan Aman Abdurahman  pada pelajaran Syari’ah, menghantarkannya kuliah ke LIPIA. Disanalah ia mulai berkenalan dengan ulama-ulama Arab yang berfahan tekstual dan cenderung radikal.

disamping itu juga maman gemar membaca kitab kitab karangan ulama garis keras, semacam Muhammad al Maqdisi dan lain sebagainya.

Dengan penguasan Bahasa Arab yang maksimal. Aman berhasil menulis beberapa karya dan menterjemahkan beberapa buku berbahasa arab. Sayangnya karya tulisnya  cenderung tekstual dan condong menanamkan Ideologi takfiri.  Padahal dia termasuk sosok yang menguasai ilmu Ushul fiqih.  Pemahaman tekstual terhadap nash agama selalu saja berujung pada merasa paling benar dan kemudian menghukumi kafir yang beda pandangan.

baca juga : https://carubannusantara.or.id/rekomendasi-al-azhar-menolak-radikalisme/

Tlusan Tulisan Aman sangat di gandrungi oleh kelompok terorist, sehingga dia mendapat tempat dikelompok mereka.

Pemimpin ISIS Indonesia

ISIS yang berpusat di Irak dan Siria, memiliki cabang diberbagai negara.  banyak  kelompok teroris yang menyatakan berbaiat kepada ISIS dengan mengakui  Abu bakar Al Baghdadi sebagai Khalifahnya.

Temasuk yang berbaiat adalah kelompok teroris Indonesia dari berbagai jaringan. faktanya Baiat secara besar besaran pernah dilakukan di Aula sebuah Universitas terkenal di Indonesia.

Salah satu kelompok yang berbaiat ke ISIS adalah kelompok JAD (jama’ah Anshoruddaulah).  Aman Abdurrahman,  yang merupakan figur sentral JAD. Dyakini oleh anak buahnya sebagai Pimpinan ISIS Indonesia yang menjadi cabang dari ISIS yang ada di Iraq dibawah Pimpinan Abu bakar Al baghdadi.

Kejahatan Aman Abdurahman

Sebagai ideolog radikalisme, Aman bukan Cuma menyebarkan faham radikal kepada murid muridnya melalui tulisan maupun web. Bahkan dia juga terbukti memberikan arahan pelatihan bahkan perintah tindakan tindakan terror yang mengakibatkan banyak nyawa melayang. diantara kejahatan terorisme yang dikomandoi oleh Aman Abdurahman adalah :

  1. Terlibat kasus bom Cimanggis (2004) difonis Hukuman 7 tahun. Baru menajalni hukuman 4 tahun 4 bulan, ia dibebaskan dengan  bebas bersyarat.
  2. Pada 2010 ditangkap karena terlibat pelatihan militer di Aceh, bersama Abu yusuf. ia kemudian difonis hukuman 9 tahun penjara. Aman menjalani hukuman di Nusa Kambangan, pada tahun 2017 dia bebas karena mendapatkan remisi.

Tindakan Teror  bom terkait  Aman Abdurahman

  1. Bom Star buck Café dan Pos Polisi di Thamrin, 14 Januari 2016 yang dilakukan oleh Ali, Azzam, Dian dan Sunakim (semuanya meninggal) yang dikoordinir oleh ketua Lasykar Asyari JAD Koordinator JAD Ambon Saiful Muntohir alias Abu Gar yang mendapat pesan dari Aman untuk melakukan “Amaliyah” (tindakan terorisme)
  2. Teror Bom gereja HKBP Oikumene samarinda 13 Nopember 2016, yang dilakukan oleh Sujada, anggota JAD Kalimantan Timur pimpinan Joko Sugito yang merupakan murid dari Aman Abdurahman.
  3. Bom Terminal kampung melayu tanggal 24 mei 2017, bom yang menyebakan meninggalnya beberapa anggota kepolisian dan juga menyebabkan korban luka itu dilakukan oleh Sukri dan Ikhman Nursalam yang merupakan dari Kiki Muhammad Iqbal, sedangkan Kiki Muhammad Iqbal adalah Murid dari Aman Abdurrahman

Penyerangan Aparatur Negara terkait Aman Abdurahman

  1. Penyerangan Polisi di Mapolda Sumatera Utara pada 25 Juni 2017. Pelakunya adalah Syawaludin. Syawaluddin  terinspirasi oleh Aman Abdurahman melalui  buku buku karyanya dan juga Website yang dikelola oleh Aman.
  2. Penembakan polisi yang dilakukan oleh Muhammad Iqbal tanjung alias Usamah pada 11 September 2017. Peristiwa itu  juga dikaitkan dengan Maman, Iqbal mendapatkan materi tentang Jihad yang keliru dari membaca buku buku karya Maman, yang kemudian mendorong dia melakukan tindakan terorisme itu.

Hukuman layak untuk gembong ISIS Indonesia

Atas kejahatan dan keterlibatan Aman Abdurahman dengan berbagai aksi Terorisme yang terjadi di Indonesia, maka pengadilan Negeri Jakarta Selatan  pada 22 Juni 2018, memfonis Maman Abdurahman dengan Hukuman Mati, Vonis yang sebanding dengan Kejahatannya selama ini.

 

 

Share.

Leave A Reply

11 − eight =