Perbedaan Terorisme dan KKB

Indonesia, sejak sebelum maupun sesudah merdeka telah mengalami berbagai macam masalah yang dialami, baik masalah internasional maupun masalah nasional. Meskipun masalah ini dapat diselesaikan dengan berbagai cara, namun ada saja pihak-pihak yang tidak mau untuk menyelesaikannya dengan cara damai.

Jika konflik yang terjadi tidak kunjung selesai, hal ini bisa saja menimbulkan terpecahnya suatu peperangan yang lahir dari konflik yang ada khususnya konflik bersenjata. Apalagi Indonesia terkenal negara kepulauan yang sangat rentan sekali bahaya akan konflik.

Terjadinya konflik bersenjata dimulai dari adanya suatu pertentangan kepentingan dengan bangsa lain atau ketidaksesuaian ideologi antar kelompok di dalam bangsanya sendiri. Secara tidak langsung, hal ini dapat dikatakan sebagai suatu bentuk perjuangan nasional atau memperjuangkan kepentingan negara.

baca juga: Indonesia Bukan Negara Kafir

Berdasarkan pada banyaknya konflik bersenjata yang telah maupun sedang terjadi di berbagai negara di dunia, konflik ini dapat dibedakan menjadi dua yaitu konflik bersenjata internasional dan konflik bersenjata nasional (konflik dalam negara).

Kelompok bersenjata internasional yaitu Terorisme, sedangkan terorisme dalam pengertian nya ialah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana terror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek-objek vital yang srategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitasi internasional dengan motif agama,ideologi, politik dan gangguan keamanan. Seperti hal nya ISIS dan lain-lain.

Sedangkan konflik bersenjata nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan perang saudara ialah sengketa bersenjata yang terjadi antara pemberontak yang berperang (belligerent) dengan instansi pertahanan pemerintahan atau negara yang sah. Dan perang ini terjadi di wilayah negara dari suatu negara yang sedang mengalami konflik antar sesama di negara tersebut.

Seperti halnya yang terjadi pada saat ini di Papua yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), namun, hal yang dilakukan OPM dan mereka dengan jelas menyebut dirinya sebagai tentara nasional papua dalam melakukan aktivitas terornya di wilayah papua saja.

Artikel Terbaru

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − one =