Pergerakan ISIS Dalam Media Sosial Twitter

ISIS dan Kekhilafahan

Alasan orang indonesia ikut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) salah satunya karena factor konsep kepemimpinan khilafah, konsep ini cenderung menurut mereka adil, Merata secara ekonomi, dan tidak ada yang mendominasi satu dengan lainya. Faktanya konsep khilafah ini belum ada sekali pun kajian ilmiah yang membenarkan bahwa konsep khilafah ini berhasil terjadi pada abad ini.

Padahal Kematian pimpinan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi yang di harapkan bisa memimpin system khilafah nyatanya kekalahan yang dialami dalam perang terbuka di Suriah dan Irak bukanlah akhir dari kisah organisasi teroris yang paling brutal ini. ISIS jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan sebuah transformasi baru, yaitu Islamic State (IS). ISIS tidak lagi menjadikan Irak dan Suriah sebagai wilayah kekuasaan mereka, melainkan sebuah organisasi yang mendunia melalui media sosial menurut Zuhairi Misrawi.

Setelah kematian sang khalifah, ISIS segera menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi sebagai khalifah teranyar yang akan mengendalikan seluruh kegiatan dan pergerakan organisasi. Mereka memilih taktik untuk mengonsolidasikan jaringan internasional yang sudah terbentuk sembari melalukan propaganda ideologis melalui media sosial.

Bagaimana ISIS menggunakan media sosial? 

ISIS seiring perkembangan kelompok ini gencar menggunakan platform media sosial arus utama dan komunikasi untuk menyebarkan propaganda dan sangat aktif memanfaatkan aplikasi layanan pesan Telegram. Tekanan terhadap perusahaan-perusahaan teknologi seperti Facebook, Twitter, dan Google (pemilik YouTube) makin besar akhir-akhir ini karena dianggap sangat lamban mencabut materi ekstrem. Mekanisme yang menggantungkan pengguna untuk melaporkan konten-konten yang tidak pantas atau melanggar hukum dinilai sama sekali tidak memadai.

Baca Juga : Personalisasi Algoritma Media Sosial dan Konten Ekstremis

Karena lambannya pelaporan soal konten-konten ektremis ini maka kelompok teroris ini menjadikan semua platfom media sosial sebagai ladang syiar mereka dan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Bahayanya kelompok ini kalau terus di biarkan dan kita lamban untuk mengatisipasi Gerakan di berbagai kanal medos pengaruhnya sangat besar, di tambah lagi sajian kelompok teroris yang sangat kejam ini menampilkan berbagai konten menarik untuk di sebar luaskan dan bikin orang tertarik untuk ikut kedalam kelompok tersebut.

Cara ISIS menguasai Media sosial

Dalam kajian SNA atau Social Network Analysis menjelaskan sebuah metode perabaan algoritma pada platform media sosial yang mengartikulasikan sebuah pemahaman berupa pesan yang tersirat, maksud dan tujuan sebuah isu dan juga tujuan dari sebuah campaign. Kemampuan meraba algoritma ini juga digunakan untuk memetakan hal strategis dan juga hal terkait dengan keputusan pertahanan dan keamanan. Dan menjadi data pendukung bagi sebuah keputusan yang terkait operasi intejen.

isis di media sosial twitter
campaign ISIS dalam media sosial twiter

Penemuan kelompok ISIS ini dalam kajian SNA terus melakukan agitasi dan propaganda di berbagai kanal media sosial supaya orang tertarik, ketertarikan tersebut di sebabkan ajakan yang sangat mengiurkan bagi masyarakat yang belum tau. ditambah penyebarluasan kelompok ini bukan saja soal jaminan surga, tetapi secara materi kita bisa membeli apa saja, sisi lain pesan yang meraka kirim di media sosial untuk masyrakat umum soal msyarakat sipil bisa menggunakan senjata, dan seolah olah kejayaan islam sudah semakin dekat.

Dibalik campaign yang mereka menjanjikan di media sosial soal ajakan tersebut, faktanya ketika orang yang bergabung dengan kelompok teroris ini sangat tidak layak hidup, dan anak kecil di perbudak, perempuan di ajak kawin siri secara paksa, pemerkosaan dan kasus kasus lainnya. Sebaiknya harus kita hindari gaya baru apologi mereka yang terkesan mengajak untuk bergabung dengan berbagai jaminan,faktanya tidak sebanding lurus yang kita bayangkan, terutama waspada terhadap kelompok ISIS ini mendisain agama padahal kelompok teroris ini menghancurkan agama dan nilai nilai agama.

Artikel Terbaru

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × one =