Sejarah Afiliasi FPI dan ISIS

Organisasi FPI dan ISIS memang berbeda secara fakta sejarah dan sejarah kemunculan organisasinya, namun sejak awal  didirikan, kedua organisasi itu banyak menimbulkan kontroversi.

FPI sejak awal selalu menyuarakan gerakan nasional antimaksiat. Anggota FPI kemudian rutin melaksanakan aksi sweeping di tempat hiburan malam untuk ‘menangkap’ mereka yang dianggap melanggar aturan agama.

Sedangkan ISIS yang awalnya mencitrakan dirinya sebagai organisasi keislaman yang menjungjung tinggi perdamaian, namun faktanya terbalik. Keterbalikan itu terlihat bagaimana perang saudara antara umat islam dan islam di gambarkan menggunakan kekerasan sebagai jalan dakwah.

Bermula dari Penangkapan 19 Orang terduga teroris di makasar. Mereka semua dinyatakan polisi sebagai anggota FPI, namun kini pihak  FPI menepis keanggotaan 19 orang itu sebagai anggotanya.

Melihat hasil rilis yang di sampaikan oleh pihak kepolisian “Iya, hasil pemeriksaan Densus itu mereka memang anggota FPI Makassar, tapi tidak semua (terduga teroris yang ditangkap adalah anggota FPI),” kata Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam.

Jadi mulai mengetahui bahwa 19 Orang itu terdiri dari 16 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Mereka semua disebut polisi berbaiat kepada ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi di tahun 2015. Pembaiatan disebut polisi digelar di Limboto, dihadiri sejumlah pimpinan FPI, termasuk Munarman.

Menanggapi hal itu, Pengamat Intelijen dan Terorisme Universitas Indonesia (UI), Ridwan Habib, membeberkan awal mula sejumlah anggota FPI masuk dan terafiliasi dengan kelompok teroris. Menurutnya, euforia kemunculan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) jadi salah satu faktor sejumlah anggota FPI berbondong-bondong bergabung berbaiat dengan jaringan teroris.

Menurut ridwan habib Berdasarkan data yang saya dapatkan mereka itu sudah keluar dari FPI pada saat bergabung dengan JAD (salah satu jaringan teroris). Memang pada tahun 2015 saat itu sedang terjadi yang kami sebut sebagai euforia ISIS. Jadi orang berlomba-lomba memuji ISIS karena ISIS kala itu baru berdiri.

Sejumlah anggota FPI saat ini yang terlanjur berbaiat dengan jaringan teroris ISIS kemudian lebih memilih berpindah organisasi dari FPI ke kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Artikel Terbaru

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − 17 =