Senyawa Kimia Di Tangan Kelompok Teroris

Whatsapp Pinterest LinkedIn Tumblr +

Apa itu senyawa kimia ?

Senyawa Kimia merupakan zat kimia murni yang penyusunnya dari dua atau beberapa unsur yang dapat dipecah-pecah lagi unsur pembentuknya dengan reaksi kimia. Senyawa kimia bisa ditemukan dalam berbagai bentuk seperti pada padatan, cairan sampai gas. Senyawa kimia terbagi dalam beberapa macam antara lain :

  • Senyawa Kimia Ionik
  • Senyawa Kimia Oksida
  • Senyawa Kimia Organik
  • Senyawa Kimia Asam
  • Senyawa Kimia Basa

Singkatnya senyawa kimia adalah gabungan dari beberapa unsur kimia melalui reaksi kimia. Kita bisa membuat zat-zat lain yang dari proses penggabungan senyawa kimia. Contoh senyawa yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah air. Air merupakan gabungan dari unsur hidrogen (H) dan oksigen (O) dengan rumus kimianya, yaitu H2O. Nah, melalui reaksi kimia, air dapat diuraikan kembali menjadi hidrogen dan oksigen.

Baca disini untuk informasi lengkap tentang senyawa kimia.

Senyawa Kimia Di Kehidupan Manusia

Senyawa kimia adalah zat yang terbentuk dari penggabungan beberapa unsur kimia, hal ini dapat terjadi secara organik oleh alam dan juga bisa dilakukan eksperimen oleh manusia.

Nyatanya senyawa kimia yang ada di kehidupan manusia ada 2 kategori :

1. Membantu

Sebagai contoh penemuan senyawa baru oleh para peneliti di West Virginia University menemukan senyawa kimia baru yang diklaim dapat menjadi sumber energi terbarukan di masa depan.

Senyawa ini disebut fotosensitizer, seperti dilansir dari Science Daily, Selasa (14/4/2020), energi yang dihasilkan senyawa kimia ini dapat digunakan untuk menerangi jalan. Fotosensitizer berarti mendorong reaksi kimia dengan adanya cahaya. Ini memiliki potensi untuk diaplikasikan ke berbagai hal.

2. Berbahaya

Kenapa ? karena senyawa tersebut bisa menyakiti, merusak dan atupun membunuh makhluk hidup. Seperti Dimethylcadmium (Ch3CdCh3). Zat ini dibuat oleh ilmuwan Jerman bernama Erich Krause di tahun 1917. Zat ini sangat beracun sampai-sampai beberapa mikro (seperseribu) gram per meter kubiknya bisa membunuh manusia dewasa.

Menghirup Dimethylcadmium bisa menyebabkan kegagalan organ tubuh, mulai paru-paru sampai ginjal. Jika hal itu tidak langsung mengakhiri hidup, zat ini masih akan menyebabkan kanker akut. Lebih lanjut, ilmuwan juga sangat takut menumpahkan Dimethylcadmium. Sebab, nyaris tidak ada cara aman untuk membersihkan tumpahan zat ini.

Penyalah Gunaan Senyawa Kimia Oleh Sekelompok Orang

Jika kita kita mengamati beberapa tragedi beberapa dekade kebelakang, ada peran senjata biologis (chemical weapons) dalam tindakan kriminal yang dilakukan seseorang di ruang publik.

Tragedi Jepang


Contoh organisasi yang belajar memproduksi dan menggunakan senjata kimia adalah AUM Shinrikyo sekte di Jepang , anggota yang menggunakan bahan kimia Sarin yang membunuh 12 orang dan melukai lebih dari 1.000 dalam serangan senjata kimia Maret 1995 di dalam sistem kereta bawah tanah Tokyo . Anggota kelompok yang sama ini telah menewaskan tujuh dan melukai lebih dari 300 dalam serangan Juni 1994 di Matsumoto , Jepang.

Mereka juga membunuh satu lawan menggunakan VX nerve agent di Osaka dan melukai yang lain dengan cara yang sama di Tokyo pada awal 1995. Akhirnya, pada Mei dan Juli 1995, anggota AUM Shinrikyo menggunakan hidrogen sianida dalam dua serangan lanjutan di subway Tokyo yang melukai empat orang. Secara keseluruhan, beberapa serangan dengan tiga jenis senjata kimia menewaskan 20 orang, melukai sekitar 1.300, dan mengirim lebih dari 5.600 ke rumah sakit untuk diperiksa. Korban kemungkinan akan jauh lebih tinggi seandainya polisi Jepang tidak melakukan intervensi ketika mereka melakukannya.

Kelompok Teroris

Senyawa Kimia juga ternyata diteliti dan digunakan oleh kelompok teroris untuk melancarkan aksinya. Terdapat puluhan upaya dan tragedi yang dilakukan kelompok teroris menggunakan bahan kimia sebagai pengganti bom untuk membunuh.

Baca “The Evolution of the Islamic State’s Chemical Weapons Efforts

Beberapa Tragedi Senjata Kimia Oleh Teroris

1. Bom Mortir Kimia ISIS

Gambaran Bom Mortir ISIS

Pada akhir Juli 2015, Negara Islam menembakkan beberapa bom mortir ke posisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di dekat kota Hasakah di Suriah timur laut. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh YPG setelah serangan itu menggambarkan bagaimana terjadinya ledakan tersebut.

Dalam pernyataannya mereka mendeskripsikan bahwa gas tersebut merupakan “gas kuning dengan aroma bawang yang kuat,” dan juga “tanah di sekitar lokasi terdampak diwarnai dengan cairan zaitun-hijau yang berubah menjadi emas kuning setelah terpapar sinar matahari. “. Tentara yang terpapar zat tersebut dilaporkan menderita mual dan sensasi terbakar.

2. Penggagalan Jaringan Al-Zarqawi Di Yordania

Al-zarqawi-pendiri-isis-sebenarnya
Abu Mus’ab Al-Zarqawi sang pendiri ISIS

Upaya kelompok teroris untuk menggunakan bahan kimia dalam serangan juga terjadi april 2004, ketika pemerintah Yordania mengumumkan telah menggagalkan komplotan teroris jaringan al-Zarqawi terhadap markas Direktorat Intelijen Umum (GID) di Amman.

Plot melibatkan penggunaan tiga truk besar sebagai alat peledak improvisasi yang diangkut oleh kendaraan (VBIED) dan hingga 20 ton bahan kimia industri campuran. Campuran bahan kimia ini dirancang untuk meningkatkan daya ledak IED dan menciptakan awan beracun yang akan menyebar di seluruh kota, yang bertujuan menyebabkan korban massal warga sipil.

Kesimpulan

Senyawa Kimia adalah hal yang mutlaq ada karena takdir alam dan juga terbentuk alami oleh alam. Dengan kemajuan berpikir dan teknologi, senyawa kimia bisa menjadi bahan eksperimen melalui proses yang benar untuk membantu kehidupan manusia. Disamping itu, senyawa kimia juga banyak yang berbahaya bagi kehidupan, tapi dengan kebutaan berfikir, hal tersebut juga digunakan sekelompok orang untuk membunuh dan merusak.

Share.

Leave A Reply

four × two =