Seruan ISIS: Serang Arab Saudi

Kerjasama antara Uni Emirat Arab dengan Israel merupakan babak baru dalam geopolitik di timur tengah, walaupun kerjasama tersebut bukanlah kerjasama antara Israel dan Negara Timur Tengah pertama karena sebelumnya Israel telah melakukan kerjasama dengan Mesir dan Yordania

Adanya perjanjian normalisasi antara Israel dan UEA yang kemudian diikuti oleh bahrain yang keduanya merupakan sekutu Arab Saudi. Ditambah Arab Saudi juga selalu menekankan perlunya meningkatkan upaya-upaya untuk mencapai kesepakatan perdamaian berkelanjutan antara Palestina dan Israel.

baca juga: Kelompok Teroris ISIS dan Kekhilafahannya

Diperburuk lagi dengan Arab Saudi telah membuka wilayah udaranya untuk penerbangan Israel ke negara-negara Teluk.

Sehingga menurut Juru bicara ISIS Abu Hamza al-Quraishi, dalam rekaman audio yang diunggah di Telegram, mengatakan kesepakatan dengan negara Yahudi yang ditandatangani bulan lalu itu sama dengan “pengkhianatan” terhadap Islam.

Hal inilah yang memunculkan seruan dari ISIS untuk para pendukungya menyerang Arab Saudi “Targetnya banyak … Mulailah dengan menghancurkan pipa minyak, pabrik dan fasilitas yang menjadi sumber (pendapatan) pemerintah tiran,” kata juru bicara Abu Hamza al-Muhajir dalam rekaman pidatonya melalui saluran telegram resmi kelompok militan yang dikutip di Reuters, Senin (19/10)

Walaupun ISIS secara de facto telah kehilangan wilayah kekuasan akan tetapi milisi-milisi ISIS dan pejuang-pejuang ISIS masih terus melakukan serangan-serangan terror di wilayah Iraq dan Suriah. ditambah lagi dengan adanya seruan tersebut maka negara Arab Saudi mesti berhati hati dan waspada terhadap seruan tersebut.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + 17 =